IDANOVITA

Rabu, 9 Mei 2012

History MA Alfalah grogol

MA Alfalah merupakan sekolah swasta yang kental akan nuansa keagamaan.Tidak beda jauh dengan sekolah-sekolah yang lain,diMA juga diajarkan pelajaran umum.Di MA juga terdapat ekstrakurikuleryang dapat meningkatkan bakat dan prestasi siswa-siswinya, seperti musikal islami sampai ke musikal modern, bola volly, kegiatan kepramukaan, serta kegiatan qira'ah. Selain ekstrakurikuler di MA juga terdapat kegiatan yang berbeda dengan sekolah lain, yaitu ALFALAH AWARD dimana kegiatan tersebut menampilkan siswa-siswi yang berbakat dan berprestasi.
Di MA alfalah, fasilitasnya juga sangat memadai dan sangat mendukung kegiatan belajar mengajar siswa-siswinya. Fasilitas yang terdapat di MA yaitu lab bahasa, lab komputer, studio dan masih banyak lagi. Sekolah di MA tidak akan menyesal, karena walaupun sekolahnya swasta tetapi ijazah yang didapat sama dengan sekolah negri yang lain.
Harapan saya, semoga MA ALFALAH menjadi sekolah yang maju dan menjadi sekolah yang unggul serta menjadi sekolah yang terbaik diantara sekolah yang lain.
Dicatat oleh Ida Novita di 6:12 PTG Tiada ulasan:
E-melkan IniBlogThis!Kongsi pada XKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest

Rabu, 21 Mac 2012

Merindukanmu

Awalnya ku tak sungguh2 mnyukaimu
kemudian sedikit demi sedikit
Ku mulai mnyayangimu
Tapi kini kau seperti
Semkin terasa jauh dariku
Tak tahu ku kenapa begitu
Seperti daun yang tertiup angin
Entah sanggup ku raih entah tidak
Aku merindukanmu
Sangat amat merindukanmu
Aku hanya bisa menuliskannya pada Selembar kertas putih yang bersih
Betapa ku merindukanmu
seperti ratusan liter air yang berada di pantai
seperti itulah rinduku padamu
Dicatat oleh Ida Novita di 6:53 PTG Tiada ulasan:
E-melkan IniBlogThis!Kongsi pada XKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest

Rindu

Segurat wajah sendu... Seuntai syair pilu...
Sepotong hati yang berbalut rindu..
Rindukan hadirmu, rindukan senyummu..
Tuhan di Surga.. trimakasih tlah kau Kirim
Dia yang sangat berarti
Untuk hidupku
Dia pelangi hatiku, warnai hariku...
Sepotong asa didada untuk tetap ada, takkan sirna
Kini... nanti... dan sepanjang masa.
Dicatat oleh Ida Novita di 6:42 PTG Tiada ulasan:
E-melkan IniBlogThis!Kongsi pada XKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest
Label: Puisi, Rindu

Rabu, 22 Februari 2012

Resep Masakan Bakpau

Resep Bakpau


Resep Masakan - Resep Bakpau

Bahan-bahan:
  • 200cc air hangat
  • 450gr tepung terigu
  • 1 sdk makan gist
  • 1 sdk makan gula pasir
Bahan isi:
  • 200 gr daging sapi, dicincang
  • 4 siung bawang putih, dihaluskan
  • 2 sdk makan minyak wijen, untuk menumis
  • 1 sdk makan tepung kanji
  • 100cc air
  • garam, merica halus, dan bumbu penyedap secukupnya
Cara membuat isi:
  • Panaskan minyak wijen
  • Masukkan bawang putih, garam, merica halus dan bumbu penyedap
  • Tumislah hingga berbau harum
  • Masukkan daging cincang
  • Tambahkan air ke dalamnya
  • masukkan tepung kanji yang terlebih dulu dihancurkan dengan air.
  • Aduk-aduk terus hingga hampir mengering
  • Angkat
Cara membuat kulitnya:
  • Gist dicairkan degan 50cc air hangat
  • Tambahkan 1 sdk makan gula pasir dan 3 sdk makan tepung terigu
  • Diamkan selama 15 menit sampai mengembang dan berbuih
  • Campurkan adonan gist dengan sisa tepung terigu, gula pasir
  • Uleni sambil ditambah air sedikit demi sedikit sampai adonan licin dan tidak lengket ditangan
  • Setelah itu adonan ditutup dengan lap basah selama 2 jam.
  • Setelah adonan mengembang, bentuk menurut yang dikehendaki dan isi dengan daging.
  • Beri alas dibawahnya dengan kertas roti atau daun pisang.
  • Diamkan lagi selama 15 menit
  • Kukus dalam langseng yang terlebih dahulu sudah dipanaskan dengan air secukupnya.
  • Bila sudah matang, angkat dan hidangkan

Dicatat oleh Ida Novita di 5:24 PTG Tiada ulasan:
E-melkan IniBlogThis!Kongsi pada XKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest
Label: Bakpau, Resep

Resep Masakan INDONESIA


Resep Kue - Resep Blackforest

Resep Kue - Resep Kue
Resep Kue - Resep Blackforest
Bahan:
  • 3      butir Telur
  • 100  gram Gula
  • 0,5   gram Garam
  • 5      gram Emulsifier
  • 60    gram Terigu Kunci Biru
  • 10    gram Coklat bubuk
  • 8      gram Baking soda
  • 20    gram Susu cair Indomilk
  • 7      gram Vanilla essence
  • 15    gram Palmia margarine (dicairkan)
Bahan isi:
  • 112,5  gram Dark Cherries
  • 1 gram Kayu manis bubuk
  • 1 gram Maizena
  • 45       gram Gula
Bahan sirup:
  • Simple syrup: gula + air (2:1) = 75 gram
  • 50   gram Rum
Bahan olesan lapisan sponge 1:
  • 55    gram Whipped cream
  • 22,5 gram Coklat cair
Bahan olesan lapisan sponge 2:
  • 375  gram Whipped cream
Bahan topping:
  • 150  gram Coklat serut
  • 6      buah Red cherry
Cara Membuat:
  • Kocok telur, gula, garam, dan emulsifer dengan kecepatan tinggi hingga mengembang.
  • Ayak terigu, coklat bubuk, dan baking soda, kemudian masukkan ke dalam adonan di atas secara bertahap dengan menggunakan spatula hingga tercampur rata.
  • Masukkan susu cair dan vanilla essence ke dalam adonan secara bertahap dengan spatula hingga tercampur rata.
  • Masukkan Palmia margarin (dicairkan) secara bertahap hingga tercampur rata.
  • Tuangkan adonan ke dalam cetakan yang telah dialasi kertas.
  • Bakar di oven pada suhu 180’C selama 30 menit
Cara Menghias:
  • Panaskan dark cherries dan kayu manis bubuk hingga mendidih, kemudian masukkan maizena yang telah dilarutkan dan aduk hingga mengental. Dinginkan.
  • Potong cake (chocolate sponge) menjadi 3 lapisan. Masukkan whipped cream secara bertahap ke dalam cokelat cair agar tercampur. Ambil lapisan sponge 1.
  • Basahi permukaannya dengan sirup, tutup dengan whipped cream pada bagian atasnya dan beri dark cherries.
  • Tutup kembali dengan lapisan sponge 2, basahi dengan sirup, lalu oleskan whipped cream pada bagian atasnya dan beri dark cherries
  • Tutup dengan lapisan sponge 3, basahi dengan sirup, dan tutup seluruh permukaan cake dengan whipped cream. Hias dengan coklat serut dan red cherry.
Dicatat oleh Ida Novita di 5:17 PTG Tiada ulasan:
E-melkan IniBlogThis!Kongsi pada XKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest
Label: Kue Blackforest, Resep

Rabu, 18 Januari 2012

Cerpeeeeen

Cinta dan Sahabat


Cerpen Cinta dan Sahabat
cerpen cinta
Cinta dan sahabat, dua hal yang tak mudah ntuk dimengerti. Kadang bisa sangat berarti, namun dalam hal itu bisa membuat luka teramat perih. Aku adalah orang yang berada di tengah-tengah cinta dan sahabat itu. Kini, aku yang begitu merindukan hadirnya seorang kekasih, dalam hangatnya persahabatanku dengan Sisil yang lebih muda satu tingkat dariku.

Tiga minggu di awal semester satu...aku duduk di bangku kelas XII, seabrek kegiatan pun kulalui tanpa kuharus memikirkan cinta menurutku itu hanya membuatku lelah.
Namun, pertemuan itu membuatku melupakan suatu hal, aku yang larut dalam perasaanku terhadap Alan. Aku terlalu bodoh karena terlalu jatuh hati pada orang yang salah, jatuh hati pada orang yang tak pernah menyimpan cinta padaku. Aku tak begitu saja menyalahkannya! Dia tak patut untuk disalahkan, dia hanya korban dari cintaku dan dia terlalu baik mau mengerti akan cintaku padanya.



Dan terlalu naif bila kini aku harus menyesal karena mengenalnya. Karena dia aku dapat merasakan hal terindah, walaupun hanya sekejap. Aku terlalu naif hingga aku pun tidak menyadari Sisil merasakan juga perih yang kurasa. Sisil sahabatku orang yang kupercaya seutuhnya, orang yang selalu berusaha ada untukku. Kini, telah terluka karena keegoisanku.


Seharusnya aku tak pernah hadir di antara Alan dan Sisil. Bila akhirnya luka ini yang kurasa.
Andai saja kusadari dari awal, andai saja ku lebih mengerti mereka, andai saja aku tidak jatuh hati pada Alan, Alan dan Alan. Orang yang kucintai dan selalu ada dalam hatiku walau hati ini terasa perih, kudapat mengerti tak ada gunanya kubertahan di sisimu, karena ternyata kau lebih menginginkan Sisil mengisi hari-harimu. Aku di sini yang begitu tulus mencintaimu dan aku yang selalu berusaha ntuk mengerti dirimu kan selalu menanti dan menata hati lagi hingga bayanganmu pergi hingga tak ada lagi luka kurasa, hingga tak ada lagi kecewa yang terasa.
Aku di sini kan selalu berusaha tegar menjalani hari-hariku, aku kan selalu berusaha tersenyum agar kau bisa bahagia bersama Sisil sahabatku. Walaupun dia telah merebutmu, kisahku dan dia dulu takkan pernah kulupa, dia tetap sahabatku, percayalah dengan sisa kesedihanku ini.


Kumasih dapat bertahan hingga kelak kau mengerti bahwa aku memang mencintaimu. Aku memang menyayangi, tapi aku tak rela tersakiti olehmu saat ini, esok dan sampai kapanpun.
Pertemuan itu berawal dari perkenalanku dengan Alan, seorang cowok yang aku kenal dari temanku, Marcell. Perkenalan yang terbilang singkat juga, aku mulai merasakan getaran cinta itu. Rasa itu mulai menerangi kembali tahta hatiku yang telah lama ditinggal pergi oleh seseorang yang pernah begitu berarti dalam hidupku dulu. Yang sampai saat ini pun aku belum bisa melupakannya.


Alan yang telah hadir untuk mengisi hari-hariku pun membuatku terlelap akan rasa bahagia itu, hingga akupun tak pernah menyadari ternyata semua kebahagiaan itu palsu. Alan orang yang kucintai dengan tulus ternyata datang hanya untuk menyakiti dan menorehkan luka. Luka yang teramat dalam di hatiku. Pertemuan itu juga yang telah menghancurkan semuanya. Hidupku yang begitu indah yang begitu berwarna menjadi hancur akan hadirnya!


Malam itu aku dan Alan sepakat untuk memadu kasih, merajut asa dan menggapai cita berdua. Aku belum pernah merasakan sebahagia ini, aku begitu merasa begitu beruntung bisa dicintai oleh orang yang kucintai. Hari-hari bahagia pun mulai kami lalui. Alan begitu indah di mataku yang membuatku lupa akan segalanya, bila bersamanya. Itu juga yang membuatku merelakan tahta hatiku dipenuhi oleh cintanya, namun lagi-lagi kenyataan tak selalu berjalan sesuai dengan yang kuharapkan.


Minggu pertama hubungan cintaku bersama Alan mulai goyah, Alan mulai berubah dan tidak lagi Alan yang selalu tersenyum untukku. Alan tidak juga bersifat manis padaku, setiap tutur katanya yang menyejukkan hatiku kini terasa mengiris-iris hatiku. Apa yang telah kulakukan padanya hingga dia begitu tega padaku, aku begitu percaya padanya hingga aku pun terluka olehnya.


Hubungan ini berakhir begitu saja, pertemuan singkat itu menjadi menyakitkan. Sahabat pun menjadi pelarian sedih dan kecewa, tapi sahabatku tega mengkhianatiku. Dia yang ternyata merebut Alan dariku, dia merenggut semua kebahagiaanku . Persahabatan yang telah bertahun-tahun kubina bersamanya pun menjadi tak berarti. Aku lelah dengan semua ini hingga aku sempat memutuskan tali persahabatan itu, egoiskah aku?


Aku hanya belum bisa berpikir jernh saat itu, aku merasa semakin tolol, seharusnya kubisa merelakan Alan dan Sisil untuk bersama. Karena mungkin kebahagiaan Alan hanya ada pada Sisil! Aku belum siap kehilangan kebahagiaan itu, aku masih ingin disayangi walau semua itu hanya kebohongan. Aku tak mau merasakan sakit hati ini lagi. Akankah sakit ini akan terganti saat ku melihat kebahagiaan orang yang kucintai dan Sisil sahabatku.


Kini dalam setiap hari-hari sepiku, dalam kesendirianku, aku hanya bisa berharap aku kan memiliki kekasihku lagi, memiliki dia yang telah pergi, karena aku kan selalu mencintainya. Aku kan selalu mengenangnya di dalam hatiku,karena dia telah datang dan pergi dengan menghiasi setiap sudut didalam hatiku dengan cintanya yang sesaat, dan Sisil sahabatku buatlah cintaku bahagia karena kalian begitu berarti untukku...***


--------------------------
Dicatat oleh Ida Novita di 4:56 PTG Tiada ulasan:
E-melkan IniBlogThis!Kongsi pada XKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest
Label: Cerpen, Cinta dan Sahabat

Rabu, 23 November 2011

PUISI UNTUK IBU

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku

Kau ada di sana …
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
Kau masih ada di sana…


Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
Kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan


Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
“Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa,
Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya
Kita adalah jasad, jiwa, dan ruh yang terpadu
Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain”
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku
Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih


Kusandarkan diriku di bahumu
Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku
Menghancurleburkan segala keangkuhan diri
Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia
Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hatimu


Kutatap perlahan…
matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan
Kristal-kristal lembut yang sedang bermain di bola matamu,
jatuh…setetes demi setetes
Kau biarkan ia menari di atas kain kerudungmu
Laksana oase di terik panasnya gurun sahara


Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku
untuk ,menapaki hari-hari penuh liku
…semoga semua itu tak akan pernah layu!


Ibu…
Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan
dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora
dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia
!
Dicatat oleh Ida Novita di 5:24 PTG Tiada ulasan:
E-melkan IniBlogThis!Kongsi pada XKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest
Label: Puisi, untuk Ibu
Laman utama
Langgan: Catatan (Atom)

Halaman

  • Laman utama
  • Daftar Isi

pengunjung online

Jumlah Paparan Halaman

Pengikut

Arkib Blog

  • ▼  2012 (6)
    • ▼  Mei (1)
      • History MA Alfalah grogol
    • ►  Mac (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2011 (1)
    • ►  November (1)

Mengenai Saya

Foto saya
Ida Novita
Lihat profil lengkap saya

Label

  • Bakpau (1)
  • Cerpen (1)
  • Cinta dan Sahabat (1)
  • Kue Blackforest (1)
  • Puisi (2)
  • Resep (2)
  • Rindu (1)
  • untuk Ibu (1)
Tema Pelancongan. Dikuasakan oleh Blogger.